Selasa, 28 Maret 2017 18:54 WIB


Oto Kultum

Gas Nitrogen, Amankan Ban Dalam Perjalanan Jauh

 Minggu, 05 Agustus 2012 17:06 WIB

Penulis : Aries
Foto : GT



Menjelang liburan panjang Idul Fitri, kuda besi kudu dipersiapkan lebih mantap. Siapa tau diperlukan buat pulang mudik, atau sekadar jalan-jalan turing. Termasuk mempersiapkan telapak kaki si kuda besi buat jalan jauh. Ya, mempersiapkan si karet bundar alias bannya.

Ban yang kondisinya baik sudah pasti jadi keharusan untuk jalan jauh. Tapi, tekanan ban yang konstan, dan pas lebih penting lagi. Ini bisa dijaga dengan memompa ban dengan udara yang terbaik.

"Paling baik, mengisi ban dengan gas nitrogen. Ini membuat performa ban lebih maksimal," bilang Dodiyanto, dari divisi Marketing New Product Development, PT Gajah Tunggal (GT), produsen ban motor IRC.

Dodi menjelaskan beberapa kelebihan gas nitrogen jika dipakai untuk mengisi ban. Pertama yang bisa dirasakan adalah ban membantu kinerja suspensi. Dirasanya lebih lembut dibandingkan jika di isi dengan angin biasa. "Ini karena nitrogen dapat menjaga elastisitas ban yang digunakan, sehingga kelenturan karet ban menjadi terjaga," jelas Dodiyanto.

Dwijono Priatmadi alias DJ, Technical Support PT Suryaraya Rubberindo Industries, produsen ban Federal dan FDR pun sepakat nitrogen sangat baik dipakai di ban untuk perjalanan jauh. Sebab, "Nitrogen dapat menutup pori-pori karet ban dengan baik, membuat tekanan ban bertahan lebih lama. Sekitar 1 bulan. Sementara angin biasa akan berkurang tekanannya setelah 4 sampai 5 hari," bilang DJ.

Hal ini bisa terjadi karena nitrogen tidak mudah memuai dan terpengaruh temperatur panas. Alhasil, tekanan ban yang diisi nitrogen stabil. Tidak terpengaruh temperatur panas akibat gesekan atau sinar matahari. "Jadi, mengurangi resiko pecah ban akibat tekanan ban berlebih setelah perjalanan jauh," lanjut DJ.

Sebenarnya, pengisian ban dengan nitrogen bukan hal baru. Tapi memang, selain mahal, tidak setiap pengisian ban menyediakan gas nitrogen. Lagipula, masih pada pandangan bahwa ban yang sudah diisi dengan gas nitrogen tidak bisa dicampur dengan angin biasa.

Padahal pandangan itu salah! "Dalam keadaan darurat, seperti ketika ban bocor, nitrogen tetap bisa dicampur dengan angin biasa. Tapi, lebih baik, jika telah menemukan bengkel yang dapat mengisi ban dengan nitrogen, tekanan ban dikuras secepat mungkin dan kembali di isi dengan nitrogen," tegas Dodiyanto dan DJ sepakat.

Makanya, jauh-jauh hari, persiapkanlah ban dengan memompanya dengan gas nitrogen. Supaya perjalanan jauh nanti terasa aman dan nyaman. (motorplus-online.com)


KOMENTAR ( 0 )

  • Silahkan Login untuk kirim komentar anda.

Terkait

Banyak Kelas Baru di Kejurda Drag Bike Banten
Kejurda Drag Bike Banten Seri ke-2
Banyak Kelas Baru di Kejurda Drag Bike Banten

Minggu, 05 Maret 2017 16:30 WIB

Band Cadas Asal Bandung Gelar 2 Days Trail Adventure
Rebeldirtbike
Band Cadas Asal Bandung Gelar 2 Days Trail Adventure

Kamis, 02 Maret 2017 05:10 WIB

Banjir Hati-Hati Lewati Jalan Ini
Lalu Lintas
Banjir Hati-Hati Lewati Jalan Ini

Selasa, 21 Februari 2017 10:04 WIB

Bang Doel SBM Tunner RX-King Setan Meninggal Dunia
Tokoh Balap
Bang Doel SBM Tunner RX-King Setan Meninggal Dunia

Sabtu, 18 Februari 2017 11:44 WIB

Dalam 1 Bulan Nitrogen Kurang Berapa Psi
Utilitas Angin Nitrogen
Dalam 1 Bulan Nitrogen Kurang Berapa Psi

Jumat, 17 Februari 2017 13:00 WIB

Banjir Diskon dan Banyak Hadiah Oli Top 1
Oil Top 1 Weekend Promo
Banjir Diskon dan Banyak Hadiah Oli Top 1

Sabtu, 21 Januari 2017 16:00 WIB

Photo

Indeks

MOS

Indeks
Gathering Vario 125-150 eSP Tangerang Owner Community
Gathering Vario 125-150 eSP Tangerang Owner Community
Gathering Vario 125-150 eSP Tangerang Owner Community

Minggu, 19 Maret 2017 21:31 WIB