Suzuki RGR 150 Berjaya Lagi Dengan Baju Trail

  • Sabtu, 9 September 2017 06:00 WIB

Suzuki RGR 150, Kembalinya The Legend | Dok.M+

Masih ingat tampilan Suzuki RGR di tahun 90-an?

Bagi generasi motorist baru, pasti banyak yang enggak tahu.

Maksudnya, bagi penggila motor sport tahun 90-an pasti paham dengan performa Suzuki RGR 150.

Perawatan yang mudah dengan mesin konvensional di zamannya, membuat banyak yang piara.

(BACA JUGASuzuki GSX-R150 Pakai Kampas Kopling Suzuki RGR150, Anti Selip Bro!)

Berbeda dengan jenis motor sport sejenis seperti kawasaki Ninja 150 dan NSR 150, sedikit ribet dengan teknologi tinggi beradiator.

undefined

Makanya, begitu mendapat order dari Haji Agoes seorang pengusaha asal Purwokerto, Siswo Winoto punggawa Wins Paddock (WP) Purwokerto seolah bernostalgia dengan kuda besi lansiran 1997 ini.

"Membangkitkan memori. Motor ini merupakan legenda di zamannya. Namun kreasi modifikasi harus dinamis. Pilihan konsep lebih condong ke supermoto dengan konsep modern," buka modifikator beken disapa Wiwin ini.

Racikan baju menyesuaikan dengan tampilan kaki-kaki besar.

Penyesuaian bodi memang belakangan.

(BACA JUGA : 250 Starter Ramaikan IMB Supergrasstrack Enduro Race Seiries 2016)

Wiwin bermaksud lebih memprioritaskan kaki-kaki yang ideal lebih dulu, demi menyasar gaya motor jangkung.

Seperti seperangkat sok depan comotan Honda CRF250 terbaru.

Aplikasi ajrutan trail Honda ini tidak begitu sulit.

Hanya menyesuaikan laher komstir saja agar pas dengan as komstir RGR.

undefined

Postur kekar bagian depan digabung dengan swing arm handmade pada buritan.

Bukan tidak mau memakai peranti limbah.

Namun Wiwin berargumen lebih perhitungkan sudut as lengan ayun asli RGR.

Saya tidak mau merusak hitungan dudukan as swing arm, makanya as masih asli dan saya bikin lengan ayun," tukas modifikator yang memakai pelat 3 mm sebagai material arm.

Hanya saja, monosok memamakai komponen modern agar redaman buritan tetap anteng.

Contohnya, modifikator yang buka gerai di Jl. Sunan Ampel No. 5, Pabuaran, Purwokerto, Jawa Tengah ini memakai sok belakang Showa.

Tujuannya, agar manuver buritan tetap stabil.

Tentu saja dudukan sok bagian atas menyesuaikan dengan panjang monosok Showa agar jarak main sok maksimal.

undefined

Baru deh menyesuaikan baju baru agar berkesan mewah.

Tampilan baru ini sedikit banyak mengambil gaya KTM terbaru.

Contohnya model sayap tangki dan dudukan nomor belakang yang sempit.

Tentunya dimensi disesuaikan belulang RGR yang kecil.

Jok custom yang dibungkus kulit MBTech, terlihat berkelas dan rapi dengan pola rajutan two tone hitam dan kuning ciri kelir Suzuki.

DATA MODIFIKASI

Ban depan: Zeneos 110/70-17

Ban belakang: Zeneos 130/70-17

Lampu depan: KTM SXF

Sok depan: CRF 250

WP: 0815-4888-6755 

(www.motorplus-online.com)

Reporter : Motorplus
Editor : Hendra

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×