Honda Tiger 2011 Bratstyle 2 Silinder

  • Rabu, 31 Mei 2017 06:00 WIB

Honda Tiger 2011 (Bontang) | Dok.M+

Tos bro sama M. Yusuf Adib Mustofa, dari rumah modifikasi Semangat Putra Motor (SPM), Purwokerto, Jawa Tengah.

Doi memang doktornya cuztomized engine di Tanah Air.

Kali ini, modifikator kalem ini bikin mesin dua silinder inline pada semplakan milik sahabat karibnya, Habib asal Bontang, Kalimantan Timur.

Membuat dobel silinder inline ini, Yusuf merangkai sistem kerja mesin yang dimulai pada ubahan setang piston dan bandul kruk as.

(BACA JUGA : M. Yusuf Adib Mustofa, Modifikator yang Berpikir Out Of The Box)

“Bandul kanan kiri pakai punya Honda Tiger sekaligus setangnya. Lalu ditambah balancer pada bagian tengah antara dua setang piston, agar putaran mesin minim vibrasi,” buka Yusuf.

1. CRANKASE

Setelah merangkai setang piston baru, Yusuf meracik ulang crankcase dengan cara dicor aluminium.

Karter asli Tiger disambung karter mesin serupa, yang bergeser ke sebelah kiri.

Posisi lubang dudukan boring di crankcase kustom tadi untuk silinder 1 dan 2, dibuat berjarak 150 mm.

Kelar itu, Yusuf merangkai twin silinder segarisnya, memanfaatkan dua buah boring asli Tiger, yang digabung teknik ngecor juga.

Termasuk menggabungkan dua silinder head yang juga comot aslinya Tiger.

Langkah berikutnya, melakukan penyesuaian jalur oli, agar mesin aman dari overheat.

undefined

2. KAPASITAS SILINDER

Untuk kapasitas mesin, Yusuf tidak kejar cc tinggi.

Sebab Yusuf lebih menekankan endurance mesin.

Jadi, cukup dengan kapasitas standar, yaitu 200 cc, namun dikali 2 jadi 400 cc.

Dengan kapasitas segitu, Yusuf masih tetap andalkan primary reduction serta rasio transisi standar Macan noceng.

Namun agar transfer daya dari kurus as tidak mudah slip di bagian kopling, ia mengubah konstruksi per kopling yang awalnya hanya 4 buah, kini jadi 5 buah.

Lalu kampas koplingnya dibikin pakai 7 lembar.

Olahan ini mengimbangi dentuman mesin yang diracik semi big bang macam karakter mesin Ninja 250.

3. BODI CUSTOM

Mesin yang kini jadi gambot, nempel pada sasis kustom yang dirancang lebih kuat.

Terutama pada bagian down tube, yang tadinya single dibuat jadi double.

Sementara mulai dari sasis tengah hingga sub frame, dirancang pendek.

Makanya desain tangki ikut diselaras dengan ubahan buritan yang simpel, menyasar konsep Bratstyle. Kemudian dilabur warna kalem hasil keroyokan Acink dan Dani, dari Capunk Paint.

undefined

4. KAKI-KAKI

Untuk kaki-kaki, Yusuf lebih pede menyematkan komponen produk lokal.

“Seperti sok depan Yamaha Byson dan sok belakang hasil custom. Swing arm saya custom dari pipa bulat, biar unsur klasiknya dapat,” cuap modifikator yang buka praktik di Jl. Taman Kendalisada No. 1, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah ini.

DATA MODIFIKASI

Ban depan     : Swallow 3,50-17

Ban belakang  : Shinko 5,00-16

Lampu depan   : Variasi

Swing arm     : Custom

Karbu         : Keihin PE 28 x 2

SPM           : 0857-4706-4611 (www.motorplus-online.com)

Sumber : motorplus-online.com

Reporter : Motorplus
Editor : Hendra

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×