Upgrade Performa Yamaha Jupiter MX 135 LC Power Cheetah Jadi 15,57 HP

  • Selasa, 12 September 2017 17:01 WIB

Upgrade Performa Yamaha Jupiter MX 135 LC | Dok.M+

Hobby cornering dan sering ikut latihan membuat Aji Sadewa sebagai pemilik Yamaha Jupiter MX 135LC 2005 ini pun gatel korek motornya.

Motor yang diberi nama ‘Cheetah’ ini diharapkan mampu berlari kencang dan gesit saat melibas tikungan layaknya hewan cheetah.

Untuk membuktikan power si Cheetah, diukurlah di atas mesin Dynojet 250i kepunyaan Duta Motor Sport di Jl.M. Hasibuan No. 60, Bekasi, Jawa Barat.

Sebelum diupgrade, tenaga puncaknya hanya 10,25 Hp/8.100 rpm dan torsinya 7,79 Nm/7.400 rpm.

(BACA JUGA  : Upgrade GSX-R150 Power Naik 36%)

Setelah diupgrade oleh Marbun sang mekanik bengkel 119 Speed Shop asal Jl. Setia Mekar No. 43 Tambun, Jawa Barat, hasilnya power terkerek naik ke 15,57 HP/9.800 rpm dan torsi 12,97 Nm/7.200 rpm.

Wihh powernya naik 50% lebih sob. Apa saja yang dikorek?

BLOK 57 MM V-IXION DAN KOMPRESI

Urusan jantung pacuan alias silinder, Marbun mengandalkan blok set original bawaan V-ixion dengan diameter piston 57 mm.

Silinder head hanya di papas 0,5 mm dan dilakukan porting polish agar flow bahan bakar lebih cepat dan tidak terjadi tabrakan gas.

Saat diburet, kompresi statis sekitar 11,5 : 1.

Klep masih mengandalkan bawaan aslinya, hanya diganti per klep Jepang yang lebih keras untuk mencegah floating di putaran tinggi.

NOKEN AS LSA SEMPIT

Noken as atau poros bubungan yang mengatur buka- tutup klep dicustom dengan total durasi ketemu di 270 derajat.

Dari hasil dial, LSA ketemu di angka 102 agar motor lebih gesit dan lift dipatok diangka 8,7 mm.

“Durasinya rahasia ya, hehe..” canda Aji yang juga jualan spare part online dan bisa dikontek di nomor 0838-7993-3652.

undefined
Upgrade Performa Yamaha Jupiter MX 135 LC

KARBURATOR

Masih mengandalkan standarnya dan hanya dilakukan reamer sekitar 2 mm jadi 24 mm dan dilakukan jetting main jet 130 dan pilot jet 27,5.

Dari AFR saat dynotest masih menunjukan kebasahan.

Masih diangka 9,7 : 1, idealnya sekitar 12,5 : 1 biar power motor maksimal.

“Belum sempet di seting ulang,” tukasnya.

Pengapian

Karena hanya sekedar hobby miring-miring bagian pengapian hanya mengandalkan CDI keluaran BRT IMAX 24 step dan disandingkan dengan koil punya Yamaha YZ 125 berkode 4SS asli Jepang agar pembakaran lebih sempurna.

Bagian magnet masih mengadalkan bawaan asli Jupiter MX 135 tanpa dibubut sama sekali. (www.motorplus-online.com)

Sumber : motorplus-online.com

Reporter : Motorplus
Editor : Hendra

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×